Kamis, 16 Mei 2019

Al Green - The Old Rugged Cross

Memutar musik kini bisa dilakukan dengan gampang kapan serta di mana saja. Hanya dengan satu smartphone genggam, semua orang bisa mendengarkan lagu atau mendengerkan video musik favorit mereka melalui sebuah layanan offline atau online.

Jika ingin memutar secara online, mereka harus terhubung dengan jaringan internet untuk bisa memutar setiap lagu yang mereka ingin dengarkan.

Ada ribuan aplikasi pemutar lagu juga video musik online yang bisa dipasang ke perangkat smartphone atau komputer. Umumnya layanan tersebut tak berbayar.

Al Green - The Old Rugged Cross

On a hill far away stood an old rugged cross,
Di sebuah bukit di kejauhan berdiri sebuah salib tua yang kasar,
The emblem of suffering and shame;
Lambang penderitaan dan rasa malu;
And I love that old cross where the dearest and best
Dan saya suka salib tua itu di mana yang tersayang dan terbaik
For a world of lost sinners was slain.
Karena dunia orang berdosa yang terhilang terbunuh.

So I'll cherish the old rugged cross,
Jadi saya akan menghargai salib tua yang kasar,
Till my trophies at last I lay down;
Sampai piala saya akhirnya saya berbaring;
I will cling to the old rugged cross,
Saya akan berpegang teguh pada salib tua yang kasar,
And exchange it some day for a crown.
Dan menukarnya suatu hari dengan mahkota.

O that old rugged cross, so despised by the world,
O, salib tua yang kasar itu, begitu dihina oleh dunia,
Has a wondrous attraction for me;
Memiliki daya tarik yang luar biasa bagi saya;
For the dear Lamb of God left His glory above
Karena Anak Domba Allah yang mulia meninggalkan kemuliaan-Nya di atas
To bear it to dark Calvary.
Untuk menanggungnya ke Kalvari yang gelap.

So I'll cherish the old rugged cross,
Jadi saya akan menghargai salib tua yang kasar,
Till my trophies at last I lay down;
Sampai piala saya akhirnya saya berbaring;
I will cling to the old rugged cross,
Saya akan berpegang teguh pada salib tua yang kasar,
And exchange it some day for a crown.
Dan menukarnya suatu hari dengan mahkota.

In that old rugged cross, stained with blood so divine,
Di salib tua yang kasar itu, ternoda darah yang begitu ilahi,
A wondrous beauty I see,
Kecantikan yang luar biasa,
For 'twas on that old cross Jesus suffered and died,
Demi dua belas di salib tua itu Yesus menderita dan mati,
To pardon and sanctify me.
Untuk memaafkan dan menguduskan saya.

So I'll cherish the old rugged cross,
Jadi saya akan menghargai salib tua yang kasar,
Till my trophies at last I lay down;
Sampai piala saya akhirnya saya berbaring;
I will cling to the old rugged cross,
Saya akan berpegang teguh pada salib tua yang kasar,
And exchange it some day for a crown.
Dan menukarnya suatu hari dengan mahkota.

To the old rugged cross I will ever be true;
Bagi salib tua yang kasar aku akan benar;
Its shame and reproach gladly bear;
Rasa malu dan celaannya dengan senang hati menanggungnya;
Then He'll call me some day to my home far away,
Kemudian Dia akan memanggil saya suatu hari ke rumah saya jauh,
Where His glory forever I'll share.
Di mana kemuliaan-Nya selamanya akan saya bagikan.

So I'll cherish the old rugged cross,
Jadi saya akan menghargai salib tua yang kasar,
Till my trophies at last I lay down;
Sampai piala saya akhirnya saya berbaring;
I will cling to the old rugged cross,
Saya akan berpegang teguh pada salib tua yang kasar,
And exchange it some day for a crown.
Dan menukarnya suatu hari dengan mahkota.

Tags: #A #Al Green #Amerika

 



Previous
Next Post »

Posting Komentar